Selasa, 01 Mei 2012

Tugas Perekonomian Indonesia Minggu 7

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 5/01/2012 09:48:00 AM
Nama  : Dyah Retno Wulandari
NPM    : 22211296
Kelas  : 1EB21

Struktur Produksi, Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan

1.    Struktur Produksi
Sistem adalah satu kumpulan komponen yang saling berintegrasi untuk menjalankan suatu aktivitas atau suatu proses yang dimulai dari input sampai output, input dalam hal ini meliputi bahan baku yang nantinya akan mengalami proses produksi sehingga akan menghasilkan suatu output berupa produk jadi. 
Produksi adalah suatu kegiatan yang mengolah bahan baku atau bahan belum jadi menjadi barang jadi. 
Sistem Produksi adalah suatu gabungan dari komponen-komponen yang saling berhubungan dan saling mendukung untuk melaksanakan proses produksi dalam suatu perusahaan

2.    Pendapatan Nasional
Pendapatan Nasional dapat diartikan sebagai suatu angka/nilai yang menggambarkan seluruh produksi, pengeluaran atau pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku/sektor ekonomi dari suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Pendapatan Nasional sering digunakan sebagai indikator ekonomi dalam hal :
a.      Menentukan laju tingkat perkembangan ekonomi suatu negara.
b.      Mengukur keberhasilan suatu negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya.
c.      Membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara dengan negara lainnya.

A.   Menghitung Pendapatan Nasional Indonesia dengan Pendekatan Produksi (GDP)
GDP (Gross Domestic Product) adalah pendapatan nasional yang nilainya dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh kegiatan produksi yang dilakukan oleh semua pelaku/sektor ekonomi di  wilayah Indonesia, dalam kurun waktu tertentu.
Yang perlu diingat adalah jangan sampai terjadi perhitungan ganda yang dapat menyebabkan pendapatan nasional (GDP) Indonesia tampak besar.
Untuk menghindari kesalahan perhitungan ganda tersebut dapat digunakan salah satu dari dua cara dibawah ini :
a.      GDP dihitung hanya dari nilai akhir dari suatu produk saja.
b.      Menjumlahkan nilai tambah dari masing-masing komoditi yang dihasilkan oleh masing-masing produsen, sehingga Pendapatan Nasional (GDP) dengan cara ini akan menghasilkan jumlah yang sama.
B.   Menghitung Pendapatan Nasional Indonesia dengan Pendekatan Pengeluaran (GNP)
GNP (Gross National Product) adalah pendapatan nasional yang nilainya diperoleh dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh semua pelaku/sektor ekonomi di Indonesia, yang berwarga negara Indonesia, dalam kurun waktu tertentu.
Ilustrasi perhitungannya adalah :
Pengeluaran dari sektor rumah tangga (untuk kosumsi) + Pengeluaran dari sektor swasta (untuk investasi) + Pengeluaran pemerintah + Sektor luar negeri/Ekport Netto = Pendapatan Nasional (GNP)
C.   Menghitung Pendapatan Nasional Indonesia dengan Pendekatan Pendapatan (NI)
NI (National Income) adalah pendapatan nasional yang nilainya diperoleh dengan cara menjumlahkan semua hasil/pendapatan yang diperoleh oleh semua pelaku/sektor ekonomi di Indonesia dalam kurun waktu tertentu.
D.   Pendapatan nasional yang siap dibelanjakan ( Y disposible)
Pendapatan Nasional (Y) disposible adalah pendapatan nasional yang telah siap untuk dibelanjakan. Nilai Y disposible ini berasal dari NI setelah ditambah dengan pengeluaran pemerintah berupa transfer/subsidi dan kemudian dikurangi dengan pajak langsung yang ditetapkan pemerintah.
a.    Y Pribadi
Pendapatan nasional pribadi adalah pendapata nasional disposible yang sudah dikurangi dengan pajak pribadi.
E.    Pendapatan Nasional Per Kapita
Pendapatan perkapita ini didapatkan dengan membagi pendapatan nasional (GNP atau GDP) dengan jumlah penduduk di suatu negara (Indonesia)

Sumber :
Aries Budi S., 1996, Buku Paket Perekonomian Indonesia, Universitas Gunadarma, Jakarta

0 komentar:

Posting Komentar

 

Dyah Retno Wulandari Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review