Jumat, 11 November 2011

Tugas Pengantar Bisnis Bab 10

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 11/11/2011 11:45:00 AM 0 komentar
Nama  : Dyah Retno Wulandari
NPM    : 22211296
Kelas   : 1EB21

Tugas Pengantar Bisnis
Bab 10


1.        Sebut & jelaskan metode pendekatan sumber daya manusia !
Jawab :
Metode pendekatan sumber daya manusia yaitu :
a.      Pendekatan sumber daya manusia
Pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya manusia. Martabat dan kepentingan manusia tidak diabaikan
b.      Pendekatan manajerial
Analisis prestasi pekerja dan kehidupan kerja karyawan tergantung pada atasan.
c.       Pendekatan system
Personalia merupakan subsistem dari sistem organisasi atau perusahaan, perlu dievaluasi dengan kriteria besarnya kontribusi yang dibuat.
d.      Pendekatan Proaktif
Dapat meningkatkan kontribusi kepada karyawan, manajer dan organisasi melalui antisipasi pada masalah yang timbul.

2.        Untuk apa organisasi membuat rancangan kompensasi bagi karyawannya ?
Jawab :
Tujuan organisasi membuat rencana kompensasi bagi karyawannya
·           Menarik karyawan yang cakap ke dalam organisasi.
·           Memotiasi karyawan mencapai prestasi unggul.
·           Mencapai masa dinas yang panjang.

3.        Apa perbedaan analisis beban kerja & analisis tenaga  kerja ?
Jawab :
Perbedaan analisis beban kerja & tenaga kerja adalah :
·           Analisis beban kerja meliputi peramalan penjualan, penyusunan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja untuk membuat satu unit barang.
·         Analisis tenaga kerja menhitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode.

4.        Apa yang akan dilakukan karyawan jika terjadi ketidak sepakatan dengan perusahaan tempat mereka bekerja ?
Jawab :
Apabila terjadi ketidaksepakatan dengan perusahaan tempat mereka bekerja karyawan akan :
·           Mengadakan musyawarah lagi sampai ditemukan titik temunya.
·           Boikot.
·           Pemogokkan.
·           Penghasutan.
·           Memperlambat kerja.
·           Malas-malasan dalam bekerja.
·           Resign dari perusahaan tersebut.

5.        Sebutkan hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer suatu perusahaan ! 
Jawab : 
Hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer suatu perusahaan adalah :
a.         Closed shop agreement.
b.         Union shop agreement.
c.         Open shop agreement.

Tugas Pengantar Bisnis Bab 9

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 11/11/2011 11:39:00 AM 0 komentar
Nama  : Dyah Retno Wulandari
NPM    : 22211296
Kelas   : 1EB21

Tugas Pengantar Bisnis
Bab 9

1.      Manajemen keuangan adalah : …………………
Sebutkan keputusan manajer keuangan itu apa saja serta kegiatan seorang manajer keuangan berkaitan dengan ... erat dengan …………..
Jawab :
a.         Manajemen keuangan adalah kegiatan memperoleh sumber dana dengan biaya yang semurah –murahnya dan menggunakan dana seefektif dan seefisien mungkin untuk mencipta laba dan nilai tambah ekonomi (economic value added).
b.         Keputusan manajer keuangan antara lain :
·           Keputusan pembelanjaan (Financing).
·           Keputusan pembiayaan (Investasi).
·           Keputusan Deviden (Deviden Policy).
·           Keputusan Manajemen Aktiva
c.         Kegiatan seorang manajer keuangan berkaitan erat dengan :
·           Perencanaan.
·           Pengorganisasian.
·           Pengendalian keuangan.
·           Pasar keuangan: lembaga keuangan perbankan dan non-bank (perusahaan asuransi, dana pensiun, dsb).

2.      Apa yang dimaksud dengan kapital budgeting dan sebutkan metode perhitungannya ?
Jawab :
Yang dimaksud dengan kapital budgeting adalah proses evaluasi dan pemilihan investasi jangka panjang yang bertujuan memaksimumkan kekayaan pemilik perusahaan. Penganggaran modal dapat juga diartikan sebagai pengeluaran modal sekarang untuk memperoleh manfaat di masa mendatang.
Metode perhitungan kapital budgeting antara lain :
·           Metode Average rate of return.
·           Metode waktu pengembalian investasi.
·           Metode Net Present Value.
·           Metode ProfitabilityIndex.
·           Metode Internal Rate of Return.

3.      Berikan alasan mengapa manajer keuangan mencari dana !
Jawab :
Alasan mengapa manajer keuangan mencari dana yaitu :
·           Karena membiayai kegiatan perusahaan yaitu investasi.
·           Membayar dividen kepada pemegang saham.
·           Untuk operasional kegiatan perusahaan.
·           Untuk memaksimalkan laba perusahaan.
·           Untuk menghasilkan kontribusi maksimum terhadap operasi yang efisien dari suatu organisasi.
·           Untuk kesejahteraan karyawannya.
·           Untuk mengembangkan kegiatannya.

Tugas Pengantar Bisnis Bab 8

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 11/11/2011 11:29:00 AM 0 komentar
Nama : Dyah Retno Wulandari
NPM    : 22211296
Kelas   : 1EB21

Tugas Pengantar Bisnis
Bab 8

1.      Apa yang dimaksud nilai waktu uang ?
Jawab :
Yang dimaksud dengan Nilai waktu uang (time value of money) adalah nilai uang yang naik terus – menerus mengikuti perkembangan waktu.

2.      Apa arti bunga jika seseorang menabung sejumlah dana di bank?
Jawab :
Arti bunga jika seseorang menabung sejumlah dana di bank yaitu nilai uang kas masuk yang di tabung oleh seseorang akan naik terus – menerus bertambah nilai uangnya di masa yang akan datang yang ditentukan oleh tingkat suku bunga tertentu.

3.      Apa yang dimaksud nilai waktu uang yang akan datang /future  value?
Jawab :
Yang dimaksud dengan Nilai waktu uang yang akan datang (future value) adalah nilai uang yang ditentukan oleh tingkat suku bunga tertentu yang berlaku di pasar keuangan.

4.      Buatlah soal untuk mengaplikasi kan soal no.3 dengan suatu kasus !
Jawab :
Contoh soal untuk mengaplikasikan soal no. 3
·           Suku bunga di pasar keuangan adalah 10% per tahun. Nilai uang masa mendatang dapat dihitung sebagai berikut :
Perhitungan nilai uang masa mendatang berdasar
Tingkat bunga 10% per tahun
(perhitungan dalam rupiah)


Tahun
(1)       
Jumlah nilai tunai pada awal tahun
(2)                
Bunga yang
Diperoleh (1)
X (0, 10)
(3)
Jumlah nilai masa mendatang pada akhir tahun
(1) X (1+0,10) FVr¸n
1
1.000,00
100,00
1.100,00
2
1.100,00
110,00
1.210,00
3
1.210,00
121,00
1.331,00
4
1.331,00
133,10
1.464,10
5
1.464,00
146,41
1.610,51

Keterangan tabel :
·      FV          = Future Value (milai masa mendatang)
·                  = tingkat bunga; n = (periode waktu)

5.      Apa arti nilai tunai anuitas & biasa digunakan untuk usaha di bidang apa?
Jawab :
·           Arti dari nilai tunai anuitas ialah serangkaian pembayaran atau penerimaan uang dalam jumlah yang sama besarnya sepanjang periode tertentu. Pembayaran atau penerimaan dapat terjadi pada awal tahun atau pada akhir tahun.
·           Nilai tunai anuitas biasa digunakan untuk usaha di bidang :

a.         Perbankan
b.        Keuangan
c.         Leasing
d.        Asuransi


Tugas Pengantar Bisnis Bab 7

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 11/11/2011 11:26:00 AM 0 komentar
Nama : Dyah Retno Wulandari
NPM    : 22211296
Kelas   : 1EB21
Tugas Pengantar Bisnis
Bab 7

1.      Sebutkan faktor – faktor penunjang perkembangan manajemen produksi!
Jawab :
Faktor – faktor penunjang perkembangan manajemen produksi adalah :
a.         Adanya pembagian kerja dan spesialisasi.
b.         Revolusi industry.
c.         Perkembangan alat dan teknologi (termauk computer).
d.         Perkembangan ilmu dan metode kerja.

2.      Sebutkan arti produksi dan beri 5 contohnya !
Jawab :
·           Arti produksi adalah suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran atau output. Dalam arti sempit produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang baik barang setengah jadi, barang jadi, barang industry, suku cadang, komponen penunjang.
·           Contoh dari produksi adalah :
Ø  Produksi baju,
Ø  Produksi sepatu,
Ø  Produksi mie instan,
Ø  Produksi sabun, dan
Ø  Produksi batik.

3.      Apa yang dimaksud dengan proses produksi terus menerus dan beri 5 contohnya ! 
Jawab :
Yang dimaksud dengan proses produksi terus menerus adalah suatu proses produksi yang mempunyai pola atau urutan yang selalu sama dalam pelaksanaan proses produksi di dalam perusahaan.
Contoh : Industri air mineral, Produksi mie instan, Produksi Surat kabar,  Produksi mobil, dan Produksi motor.

4.      Sebut dan jelaskan 4 macam pengambilan keputusan !
Jawab :
a.         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
b.         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
c.         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
d.        Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan yang lain.

5.      Sebutkan ruang lingkup manajemen produksi !
Jawab :
Ruang lingkup manajemen produksi adalah :
1.         Seleksi dan design hasil produksi (produk).
2.         Seleksi dan perancangan proses serta peralatan.
3.         Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi.
4.         Perancangan tata letak (lay out) dan arus kerja atau proses.
5.         Perancangan tugas.
6.         Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas.

Rabu, 09 November 2011

Asuransi Syariah

Diposting oleh Dyah Retno Wulandari di 11/09/2011 02:10:00 PM 0 komentar
Asuransi Syariah

Sejarah Asuransi Syariah
Sejarah terbentuknya asuransi syariah dimulai sejak tahun 1979 ketika sebuah perusahaan asuransi di Sudan, yaitu Sudanese Islamic Insurance pertama kali memperkenalkan asuransi syariah. Kemudian pada tahun yang sama sebuah perusahaan asuransi jiwa di Uni Emirat Arab juga memperkenalkan asuransi syariah di wilayah Arab.
Setelah itu pada tahun 1981 sebuah perusahaan asuransi jiwa di Swiss bernama Dar Al-Maal Al-Islami memperkenalkan asuransi  syariah di Jenewa. Diiringi oleh penerbitan asuransi syariah kedua di Eropa yang di perkenalkan oleh Islamic Takafol Company (ITC) di Luksemburg pada tahun 1983, dan diikuti pada beberapa negara yang lain.
Hingga saat ini asuransi syariah semakin dikenal luas dan dinikmati oleh masyarakat dan negara-negara baik muslim maupun non-muslim.
Pengertian Asuransi Syariah
Pengertian Asuransi Syariah berdasarkan Dewan Syarah Nasioanl (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah sebuah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan /atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah.
Asuransi syariah adalah sebuah sistem dimana para peserta mendonasikan sebagian atau seluruh kontribusi/ premi yang mereka bayar untuk digunakan membayar klaim atas musibah yang dialami oleh sebagian peserta.
Proses hubungan peserta dan perusahaan dalam mekanisme pertanggungan pada asuransi syariah adalah sharing of risk atau “saling menanggung resiko”. Apabila terjadi musibah, maka semua peserta asuransi syariah saling menanggung. Dengan demikian, tidak terjadi transfer resiko ( transfer of risk atau “memindahkan resiko” ) dari peserta ke perusahaan seperti pada asuransi konvensional.
Peranan perusahaan asuransi pada asuransi syariah terbatas hanya sebagai pemegang amanah dalam mengelola dan menginvestasikan dana dari kontribusi peserta.
Jadi pada asuransi syariah, perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola operasional saja, bukan sebagai penanggung seperti pada asuransi konvensional.
Tabarru’
Definisi tabarru’ adalah sumbangan atau derma ( dalam definisi Isalam adalah Hibah). Sumbangan atau derma (Hibah) atau dana kebajikan ini diberikan dan diikhlaskan oleh peserta asuransi syariah jika sewaktu-waktu akan dipergunakan untuk membayar klaim atau manfaat asuransi lainnya.
Dengan adanya dana tabarru’ dari para peserta asuransi syariah ini maka semua dana untuk menanggung resiko dihimpun oleh para pesrta sendiri. Dengan demikian kontrak polis pada asuransi syariah menempatkan peserta sebagai pihak yang menanggung resiko, bukan perusahaan asuransi, seperti pada asuransi konvensional.
Oleh karena dana-dana yang terhimpun dan digunakan dari dan oleh peserta tersebut harus dikelola secara baik dari segi administratif maupun investasinya, untuk itu peserta membarikan kuasa kepada perusahaan asuransi untuk bertindak sebagai operator yang bertugas mengelola dana-dana tersebut secara baik.
Jadi jelas disini bahwa posisi perusahaan asuransi syariah hanyalah sebagai pengelola atau operator saja dan BUKAN sebagai pemilik dana. Sebagai pengelola atau operator, fungsi perusahaan asuransi hanya MENGELOLA dana peserta saja, dan pengelola tidak boleh menggunakan dana-dana tersebut jika tidak ada kuasa dari peserta.
Dengan demikian maka unsur ketidakjelasan (Gharar) dan untung-untungan (Maysir) pun akan hilang karena :
1.        Posisi peserta sebagai pemilik dana menjadi lebih dominan dibandingkan dengan posisi perusahaan yang hanya sebagai pengelola dana peserta saja.
2.        Peserta akan memperoleh pembagian keuntungan dari dana tabarru’ yang terkumpul.
Hal ini tentunya sangat berbeda dengan asuransi konvensional (non syariah) dimana pemegang polis tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah premi yang berhasil dikumpulkan oleh perusahaan, apakah jumlahnya lebih besar atau lebih kecil dari pada pembayaran klaim yang diakukan, karena di sini perusahaan, sebagai penanggung, bebas menggunakan dan menginvestasikan dananya kemana saja.

 

Dyah Retno Wulandari Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review